Ini sesuatu yang baru buat saya? Tidak juga. Ini hanya rutinitas yang pindah tempat. Silahkan menertawakan kebiasaan saya yang hampir tidak pernah absen menulis buku harian. Bahkan setelah punya komputer dan laptop, buku harian saya tidak pernah saya tinggalkan. Tapi mungkin baru-baru ini saja, ketika halamannya sudah tidak bersisa lagi. Kenapa? Saya merasa lebih bisa sesuka hati untuk menulis di sana. Marah dengan huruf besar tidak karuan yang benar-benar terasa marah dibandingkan dengan font Times New Roman yang sangat teratur, bisa jadi paksaan untuk memberi kesan marah walaupun ditulis sebesar apapun. Efeknya juga sangat luar biasa. Melihat kertas itu robek ketika saya menuliskannya terlalu menekan, rasanya lega sekali.
Lalu kenapa saya pindah tempat? Kalau dihitung sudah dua kali. Setelah halaman buku harian saya tidak lagi bisa ditulisi, saya mulai bicara dengan perangkat keras. Melihat tulisan saya yang sudah membosankan untuk saya baca lagi, saya memutuskan untuk cari wadah baru untuk mengemasnya. Mungkin sebagian orang menganggap membaca kembali tulisan sendiri, bahkan berkali-kali seperti yang saya lakukan tidaklah penting, buang-buang waktu, atau apalah. Tapi inilah cara saya mengenal diri sendiri, melihat perkembangan pribadi dari dulu hingga sekarang, evaluasi, introspeksi. Anggaplah saya ini pelupa, maka tulisan adalah cara saya untuk mengingat bagaimana saya menjalani hidup selama ini.
Biar begitu, dengan perpindahan ini saya harus mulai menerima diri saya diketahui orang lain. Karena apapun itu bentuknya, saya tetap merasa harus berpikir berkali-kali untuk membuka diri. Kalau dipikir-pikir saya memang hanya bisa mengandalkan media tulisan untuk ”curhat”. Kenapa? Suatu saat nanti akan saya beritahu. Mungkin. Jadi, ini murni akan berisi curhatan saya? Ya tentu saja. Tapi hey, curhat tidak melulu harus berisi sesuatu yang g***u kan? Memang kalau orang bercerita dia sedang senang, melihat sesuatu yang menarik, bukan curhat namanya? Tapi yasudahlah.. Pelan-pelan saja, karena saya memang belum terbiasa untuk dijelajahi.....
0 comments:
Post a Comment